Strategi Keyword

Keyword mana yang dipilih?

Bagaimana cara menggunakan keywordnya?

Percuma kita melakukan riset berjam-jam atau berhari-hari kalau kita tidak tahu bagaimana memilih keyword yang terbaik dan bagaimana menggunakannya.

Menerapkan-keyword-di-website

1. Melakukan analisa tingkat kesulitan

Menganalisa persaingan keyword sudah kita bahas di postingan sebelumnya, ada beberapa cara mulai dari yang manual (dengan MozBar atau SEOQuake) atau yang otomatis (dengan TermExplorer).

Analisa manual tahap 1 – Filter keyword yang volumenya cukup tinggi

Kita cari yang volumenya cukup tinggi.

Pertama, buka file CSV anda di Microsoft Excel atau Google Sheets.

(File CSV dari Keyword Planner, sudah dibahas di sini)

32

klik tombol filter :

Filter-di-Google-Sheets-dan-Excel

(kiri: Google Sheets, kanan: Excel)

Klik tanda panah di sebelah Avg. Monthly, kemudian filter yang lebih besar dari angka yang anda inginkan :

Filter-yang-lebih-dari-1000.png

Volumenya terserah keinginan anda.

Analisa manual tahap 2 – Mendapatkan nilai kesulitannya

Lakukan pencarian di Google dengan keyword yang tersisa:

Lakukan-pencarian-di-Google-dengan-keyword-yang-tersisa

Klik tombol hijau “Get Keyword Difficulty”.

(Kalau tidak ada, install MozBar)

Nilai-persaingan-kata-kunci-manual

Tunggu beberapa detik sampai keluar angka persentasenya.

Analisa otomatis – dengan TermExplorer

Yang ini jauh lebih mudah.

  1. Klik menu Keyword Analyzer di bagian atas, klik ‘Start a Keyword Analyzer Project’.
  2. Paste keyword dari file Excel yang sudah anda simpan.
  3. Sebelum menekan tombol ‘Start Project’ ubah negaranya

Tunggu beberapa detik/menit.

Setelah selesai, klik tombol Download CSV:

Analisa semi-otomatis – dengan Long Tail Pro

Satu-satunya kelemahan dari TermExplorer yaitu jumlahnya dibatasi. Kalau kita ingin analisa banyak keyword, maka kita harus bayar lebih.

Kalau daftar keyword kita sedikit sih tidak masalah.

Tapi kalau kita punya banyak keyword, bakal jadi mahal.

Karena itu, jalan tengahnya adalah Long Tail Pro.

Dengan Long Tail Pro, kita bisa dengan mudah mem-filter, mengurutkan, dan mendapatkan tingkat kesulitannya. Untuk lebih lengkapnya Cara Penggunaan Long Tail Pro akan saya bahas dipostingan selanjutnya. atau Klik DISINI

2. Menentukan prioritas keyword

  1. Hindari keyword dengan volume (Avg. Monthly Searches) rendah tapi difficulty tinggi
  2. Prioritaskan keyword dengan volume tinggi dan difficulty rendah
  3. Prioritaskan keyword dengan volume menengah dan difficulty sangat
  4. Prioritaskan keyword dengan volume rendah, difficulty rendah, tapi sangat relevan dengan target pasar anda
  5. Prioritaskan semua keyword yang sangat relevan, terlepas dari difficulty-nya
  6. Hapus keyword yang tidak masuk akal

Pertama, jangan hapus keyword-keyword dengan volume dan difficulty tinggi. Ini masih bisa digunakan nanti saat website anda sudah cukup besar.

Kedua, ada baiknya anda lakukan analisa manual lagi berdasarkan panduan sebelumnya untuk website-website di halaman pertama Google untuk tiap keyword yang anda incar.

3. Memahami jenis konten yang tepat untuk keyword tertentu

Konten itu bukan cuma artikel, bukan juga cuma video atau gambar. Intinya apapun yang ada di sebuah halaman website adalah konten.

4. Menggunakan keyword di dalam konten

SEO sekarang berbeda dengan sebelum tahun 2013, sejak Google meluncurkan algoritma bernama Hummingbird.

Dulu, seperti ini:

Praktisi SEO menggunakan keyword hasil riset secara berulang-ulang di dalam halaman websitenya. Tujuannya supaya Google paham bahwa halaman tersebut mengincar keyword tersebut.

Misalnya artikel dengan keyword “cara menghilangkan virus komputer”.

Keyword tersebut ditulis berulang-ulang kali, dan penulisannya persis seperti keyword yang muncul dari Google Keyword Planner.

Setelah itu, diberikan hiasan bold/underline/italic.

Sekarang, seperti ini:

Kita tidak perlu pusing-pusing menggunakan keyword di dalam konten. Asalkan kita membuat konten yang isinya tentang keyword tersebut, Google akan paham.

Jadi, untuk keyword tadi, anda tinggal membuat artikel yang berisi panduan menghilangkan virus komputer. Tidak perlu menulis keywordnya persis seperti itu.

Seperti itu cara kerjanya.

Dengan adanya Hummingbird, Google bisa paham TOPIK dari sebuah halaman meskipun kita sama sekali tidak menulis keywordnya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s