Teknik Penulisan Artikel yang Baik untuk Website agar Mendapatkan Peringkat 1 di Google

Tertipu dengan judul artikel?

Bagi anda yang sudah kenal SEO, pasti pernah dengar bahwa artikel harus dioptimasi untuk mesin pencari supaya mendapatkan peringkat tinggi di Google…betul?

Istilahnya artikel SEO-friendly.

Sayangnya, konsep ini sudah ketinggalan jaman.

Yang terjadi justru sebaliknya. Mereka yang mengaplikasikan teknik SEO (jadul) justru gagal, dan mereka yang melupakan SEO ketika menulis artikel justru mendapatkan peringkat tinggi.

Websites-Rank-1-Through-10

Google menggunakan perilaku manusia untuk menentukan peringkat di hasil pencarian.

Bagaimana-Google-menilai-artikel

Robot dari Google cuma mengikuti bagaimana perilaku manusia.

Maka dari itu, untuk bisa mendapatkan peringkat tinggi anda harus membuat artikel yang mampu menarik minat baca manusia.

1. Pelajari karakter calon pembaca

Tujuannya supaya anda bisa menyesuaikan isi artikel terutama gaya penulisan dengan karakter pembaca anda.

Untuk mengetahui demografi pembaca website, anda bisa lihat dari beberapa media berikut:

  1. Google Analytics (Audience > Demographics > Overview)
  2. Situs komunitas dimana orang-orang yang antusias terhadap niche anda berkumpul

2. Pancing pembaca dengan judul yang menarik

Misalkan kalau anda search di Google dengan kata kunci “cara mengusir lalat”, kemudian di peringkat 1-3 ada artikel berjudul seperti ini:

  1. 5 Cara Mengusir Lalat
  2. 5 Cara Praktis untuk Mengusir Lalat dari Rumah dalam 30 Menit
  3. Tutorial Tips Cara Mengusir Lalat Secara Alami Terbaru Terlengkap

Judul artikel pertama…sudah biasa.

Format penulisan judul seperti nomor 1 terlalu standar, tidak ada faktor yang membuat orang lain tertarik untuk membaca.

Sekarang kita lihat judul kedua:

Ada kata-kata seperti “praktis” dan “dalam 30 menit”. Bandingkan dengan yang pertama, dari judulnya saja kita sudah bisa membayangkan artikel ini lebih menarik.

Kalau judul pertama ibarat makan tahu, judul kedua tahu + kecap.

Manusia yang melakukan pencarian di Google selalu ingin solusi terbaik dan termudah dari permasalahan mereka. Inilah yang harus kita tawarkan.

Karena itulah di judul harus ada “kecapnya”.

Lalu bagaimana dengan judul ketiga?

Judul ketiga adalah korban dari optimasi berlebihan dengan memasukkan kata-kata yang terlihat heboh, padahal justru jadi aneh dibaca. Ini tren yang sering dilakukan blogger Indonesia.

Jangan pernah gunakan judul ke-3.

Artikel anda akan jadi terkesan murahan.

3. Artikel anda tidak akan dibaca kata-per-kata, lakukan ini untuk mengakali

Mengambil poin-poin pentingnya saja.

Pola pembaca ini diberi nama F-shaped pattern karena seperti huruf F.

Jadi mereka melakukan scanning secara vertikal, kemudian ketika menemukan kalimat yang menarik barulah mereka membaca secara horizontal.

f_reading_pattern_eyetracking (1).jpg

4. Ikuti format berikut agar tulisan anda terbaca

  • Gunakan font yang mudah dibaca atau tidak usah gunakan font khusus kalau anda bingung
  • Ukuran antara 14-22px
  • Lebar horizontal antara 480-720px
  • Line-height antara 1.5-2em
  • Margin di bawah paragraf antara 1.5-2em

5. Tingkatkan kualitas dan bobot isi artikel anda

Gunakan metode KTP untuk membuat konten berkualitas

6. Temukan dan gunakan keyword LSI

Ada 2 manfaat menggunakan keyword LSI:

  • Mendapatkan peringkat untuk berbagai long tail keyword
  • Meningkatkan relevansi & rangking untuk keyword utama

Singkatnya, LSI (Latent Semantic Index) adalah fitur yang diadopsi oleh mesin pencari supaya bisa mengerti maksud dari artikel.

Misalnya “Apple”.

Istilah Apple bisa ambigu antara buah atau nama perusahaan, tapi mesin pencari mampu membedakan mana yang buah dan mana yang perusahaan dengan cara membaca kata-kata yang mengelilingi kata utamanya.Apple-LSI.png

7. Lakukan pemeriksaan tata bahasa dan ejaan

Lakukan tahapan seperti berikut:

  1. Tulis artikel anda sampai selesai tanpa melakukan pemeriksaan
  2. Baca artikel anda dengan suara (bukan dalam hati)
  3. Perbaiki setiap kalimat yang terdengar janggal ketika diucapkan

8. Lakukan optimasi on-page SEO lainnya

Saat menulis, lupakan SEO. Tapi optimasi on-page SEO ini kita lakukan SETELAH artikel selesai ditulis.

9. Sekarang saatnya mencari pembaca

Tidak cukup membuat konten yang berkualitas kemudian ditinggalkan begitu saja. Anda harus mendistribusikan artikel yang sudah anda tulis barusan.

Bahkan website yang sudah sukses pun secara konsisten mempromosikan kontennya.

Ada beberapa tips mendasar yang bisa anda lakukan untuk memasarkan konten:

  1. Beritahukan orang lain di jejaring sosial dan situs komunitas (forum). Jangan spam, lakukan hanya kalau ada yang membutuhkan info terkait
  2. Pasang tombol share di setiap artikel untuk mempermudah pembaca sharing artikel
  3. Beritahukan ke akun Twitter yang membahas topik serupa
Advertisements

4 thoughts on “Teknik Penulisan Artikel yang Baik untuk Website agar Mendapatkan Peringkat 1 di Google

    • ndak juga tergantung niatnya, saya tidak mengharapkan trafik pembaca banyak di blog ini , blog ini dibuat dengan tujuan mengingatkan saya tentang materi internet marketing

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s