Mindset Seorang Copywriter

Meskipun anda punya 1000 template copywriting dalam berbagai aspek, kalau anda tidak punya pola pikir seorang copywriter.. tidak ada artinya. Tidak akan efektif pada pembuatan landing page, sales letter, iklan, konten website.

Creative Mind

Mindset seperti apa sajakah itu ?

#1 Copywriting bukan (cuma) penulis

Sekarang ada media iklan dan pemasaran berbentuk gambar, video, dan audio.. maka sebagai copywriter tugas anda termasuk membuat konsep gambar dan script dalam video.

Copywriter adalah orang yang mendalami psikologi manusia.

anda harus dapat membaca apa yang diingkan para pembaca.

Kemudian menyalurkan ide-ide yang ada di kepala anda agar diterima oleh mereka. Agar mereka mau mengambil tindakan sesuai yang anda inginkan.

#2 Tidak ada yang peduli dengan anda

ini contohnya :

RajaKostum didirikan pada awal tahun 2009 di Surabaya, dengan penggagas ide: Sinta Cahya SE, MM. RajaKostum merupakan toko online yang dikembangkan dari toko offline yang telah ada dengan brand “Kostum Kustom” yang terletak di Jl. Pahlawan 10, Surabaya.

Kami membuat kostum secara personal / customized dan dijual maupun disewakan untuk event-event seperti : Karnaval, Hari Raya Nasional, Tujuhbelasan, Perlombaan, Ultah, Hari Raya Agama, Halloween, Event Televisi, Pameran, Acara Perusahaan, Pentas Busana, Pesta, Event Sekolah, Pre Wedding, Foto Angkatan dan lain-lain.

Banyak klien kami yang berasal dari Sekolah bertaraf Internasional dan Sekolah-Sekolah Nasional, Event Organizer serta Perusahaan-Perusahaan maupun pribadi.

mereka ingin menyewa kostum, apakah mereka membutuhkan informasi sejarah, apalagi nama pendiri toko?

99,9% tidak akan membaca.

#3 Lakukan penjualan seolah-olah kepada 1 orang saja

Melakukan Buyer Persona

#4 Jangan menjadi robot

Pada prakteknya di dunia nyata, apakah ada orang yang suka berbicara dengan orang yang selalu menggunakan bahasa kaku?

Kaku =/= profesional.

Kaku bukan profesional. Santai juga bisa profesional.

Gunakan bahasa sehari-hari yang sering mereka gunakan di antara kalangannya sendiri ketika mengeluhkan sesuatu terkait fungsi produk anda.

Bayangkan mereka mengeluhkan masalahnya di depan anda

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s