Membuat Landing Page yang Mendapatkan Konversi Tinggi dengan Teknik Copywriting

Ada beberapa faktor yang menentukan apakah penjualan anda melalui landing page akan berhasil atau gagal. Inilah yang paling penting:

Copywriting.

Masih ada faktor lain seperti desain, waktu loading halaman, dan sebagainya.

Landing Page on Blue in Flat Design.

 

Anda bisa menemukan beberapa contoh situs landing page di sini (berbayar):

1. Tentukan SATU tujuan dari landing page

Landing page anda harus punya 1 tujuan akhir, misalnya:

  • Pembelian produk
  • Memasukkan alamat email
  • Mendaftar akun
  • Mendaftar webinar
  • Menghubungi anda via email dan/atau telepon
  • Mendownload

2. Komponen utama sebuah landing page yang efektif

Kalau anda sudah sering melihat landing page, secara sadar maupun tidak sadar anda akan menyadari bahwa ada banyak kemiripan secara struktur.

  • Headline
  • Gambar/video
  • Subheadline
  • Badan/isi/penjelasan
  • Social proof/testimonial
  • Call to action (CTA)

Masing-masing komponen punya peran tersendiri.

Headline dari landing page anda harus:

  1. Tidak membosankan
  2. Langsung bisa dipahami
  3. Tidak bertele-tele
  4. Menyajikan manfaat
  5. Terasa personal

Subheadline yang memperjelas dan memperkuat headline

Subheadline-Soltius

Manfaat atau solusi permasalahan sebagai badan dari landing page

Mereka bukan membeli karena fiturnya… mereka bukan membeli karena harganya… mereka bukan membeli produk anda…

Mereka membeli harapan,

…Mereka membeli hidup yang lebih baik.

Karena itulah, manfaat dan solusi dari permasalahan merupakan komponen yang sangat efektif sebagai badan landing page.

Dalam AIDA, badan landing page mempunyai peran sebagai Interest dan Desire.

Social proof/testimonial yang mampu mempengaruhi keputusan

Ada beberapa bentuk social proof:

  1. Jumlah pengguna
  2. Daftar pengguna yang “bernama”
  3. Komentar dari orang yang terkenal
  4. Komentar dari beberapa pengguna yang puas

Call to action (CTA) yang menonjol dan tidak menyeramkan

Tombol-pendaftaran-Asana.jpg

Jadi dalam 1 halaman anda boleh punya lebih dari 1 CTA tetapi fungsinya harus sama.

Penempatan CTA

Ada 2 penempatan yang paling umum:

  1. Above the fold
  2. Di paling bawah (sesuai AIDA)

Istilah “above the fold” artinya bagian yang sudah langsung tampak di layar ketika landing page baru dibuka tanpa perlu melakukan scroll ke bawah.

Untuk landing page pendek, lokasi above the fold biasanya yang terbaik.

Sedangkan untuk landing page panjang, lokasi paling bawah merupakan tempat yang ideal. Tapi supaya aman anda bisa menempatkan di kedua lokasinya.

Penulisan CTA untuk menghilangkan rasa takut

Jangan hanya menggunakan kata-kata ini saja dalam CTA:

  1. Daftar
  2. Download
  3. Submit
  4. Klik disini
  5. Beli

Terlalu ambigu…dan menyeramkan.

Tambahkan atau ganti menjadi kata lain yang lebih ramah.

CTA yang baik menjelaskan apa yang terjadi atau apa yang akan mereka dapatkan setelah melanjutkan.

CTA-CrazyEgg.png

Untuk landing page pendaftaran, anda bisa memainkan kata-kata dalam CTA. Jadi buatlah sesuai kreativitas anda daripada hanya menggunakan “daftar”.

Jawab pertanyaan berikut untuk membuat teks CTA pendaftaran anda:

  • Apa manfaat yang mereka dapatkan setelah melanjutkan?
  • Kemana mereka dibawa? (Mestinya sesuai headline)
  • Apakah gratis? (Tampilkan kalau memang gratis)
  • Apa yang akan mereka lakukan berikutnya?

Bagaimana dengan penjualan?

Kalau dalam langkah berikutnya pengunjung langsung dibawa ke halaman pembayaran, maka CTA anda sebaiknya “Beli [nama produk]”

Untuk mengurangi rasa takut, solusinya berikan:

  • Garansi uang kembali
  • Masa uji coba (trial) gratis
  • Harga diskon
  • Pilihan paket harga (kalau ada)

3. Lakukan pengujian untuk mendapatkan hasil terbaik

Tidak ada template yang selalu bisa memberikan konversi tertinggi.

Kita bisa mempelajari konsepnya, tapi dalam penerapannya karena penawaran setiap orang berbeda-beda maka yang bisa anda lakukan adalah mengaplikasikan konsep tersebut menjadi copy ciptaan anda sendiri.

Dan hasilnya tidak akan pernah sama.

Karena itulah kita sendiri yang harus melakukan pengujian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s